Eiwa 40 – Misi Bunuh Diri

Tidak pernah ada yang berbicara tentangnya di rumah, tidak juga di tempat lainnya. Aku telah lama berpikir bahwa topik tersebut mungkin saja adalah sebuah tabu pada keluarga kami. Aku pun telah lama memutuskan untuk tidak bertanya, walau sesekali atau dua kali aku menemukan seseorang menghubungkanku dengannya. Seseorang yang mendapatkan penghormatan dari pribadi-pribadi yang tidak sedikit…

Read more Eiwa 40 – Misi Bunuh Diri

Eiwa 39 – Perpisahan Sementara

Keheningan panjang muncul di atas kolam yang membeku. Aku ternganga seakan-akan ada gadamala yang tersangkut di tenggorokanku. “Kupikir dia betina?”   Aduh…, seharusnya aku tidak menanyakan itu. Memang benar, penasaran itu bisa membunuh. Aku mengelus-elus pipiku sendiri yang sekarang dihiasi sejumlah bekas cakaran. “Seharusnya kamu tidak menanyakan itu.” “Aku tahu.” “Baiklah, jika demikian, aku akan…

Read more Eiwa 39 – Perpisahan Sementara

Eiwa 38 – Strategi untuk Masa Depan

Beberapa orang tampak berlalu lalang dengan bergegas, meja-meja balairung kota dipenuhi dengan pelbagai gulungan, tumpukan berkas, peta juga maket miniatur wilayah Rokus dan pegunungan dan lembah Glyndwr beserta sejumlah hutan pinus yang ada di sekitarnya. Orang-orang begitu sibuk, jika tidak sedang melihat langsung pada bangunan balairung balai kota, mungkin aku akan menduga bahwa saat ini…

Read more Eiwa 38 – Strategi untuk Masa Depan

Eiwa 37 – Dua Sisi

Bermandikan cahaya atau terselubung kabut misteri, demikian dua sisi Ordo Singa Putih dan Kelompok Gagak Bayangan. Mereka adalah dua sisi mata pedang dan dua sisi perisai Glaedwine. Jika Ordo Singa Putih muncul ke permukaan, maka bergerak di antara bayangan mereka adalah Kelompok Gagak Bayangan. Kedua kelompok khusus ini hanya menjawab pada satu orang – Flamecape…

Read more Eiwa 37 – Dua Sisi