Ema 4 – Pembantaian

Bocah itu dengan tenang melihat ke sekitar ruangan, tak mengacuhkan ketiga orang tersebut. Lalu dia tampak memikirkan sesuatu, dan kembali menatap ke arah tiga orang tersebut. “Di mana pimpinan kalian?” Tanyanya dengan suara dingin. “Ha ha ha….,” Mereka bertiga tertawa. “Apa yang membuatmu berpikir, bahwa salah satu dari kami bukan pimpinan kami?” Salah satu yang […]

Ema 3 – Sergapan

Hujan salju bertambah lebat, dan langit sangat gelap. Si bocah berjalan perlahan menuju ke pusat kamp. Dia seorang diri, tak tampak ketiga orang lainnya. Tangan kirinya menggenggam sebuah busur perang dengan rileks. Langkahnya tidak lagi mengambang, namun terbenam dangkal ke dalam salju. Ia bisa melihat bangunan-bangunan dalam kamp mulai tampak lebih jelas. Ia mengangkat busurnya, […]

Ema 2 – Para Pejuang

Meninggalkan renruntuhan kota tak berpenghuni, sebuah bayangan segera masuk ke dalam hutan yang terbenam di balik selimut salju. Bocah itu tampak tak mengacuhkan rintangan yang ditemukannya. Dengan mudah ia meliuk laksana angin di antara belukar dan pepohonan, seolah-olah hutan asing ini merupakan kebun belakang rumahnya. Debu salju tak menyentuhnya, dan hewan liar yang masih terlelap […]

Ema 1 – Tiba

Siapa yang menjadi saksi atas segala kekejaman peradaban? Mungkin hanya sang waktu. Siapa pula yang mengikuti setiap jejak langkah anak manusia yang terhempas takdirnya? Mungkin juga hanya sang kala. Tiga belas November, Tahun keseratus tiga belas pascaperang pralaya. Sebuah pesawat jet siluman swakemudi mendarat di landasan kuno yang dulu merupakan bagian dari bandara Yakutsk. “Tuan […]

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top