Eiwa 31 – Menara Mata Tevfik

Untuk mendapatkan sebuah julukan atau sebutan yang unik di sebuah wilayah kerajaan, seseorang harus memiliki keahlian eksklusif, atau keahlian umum pada tingkatan maestro. Tentu saja seseorang bisa memberi julukan pada dirinya sendiri, tapi siapa yang akan mengakui itu? “Raja Semesta Strategi?” “Ya, tidak ada yang bisa menandinginya dalam menelurkan strategi. Bahkan Nenek Corrine sendiri sering […]

Eiwa 30 – Semesta Strategi

Sekitar sejam kami berjalan kaki menyusuri setapak ke arah Utara. Alasan kami datang ke Rokus tentunya adalah ancaman invasi militer Aelfwine ke Glaedwine. Pada awalnya, aku berpikir bahwa kedatangan kami dengan adanya Nona Snotra dapat mengatasi masalah dengan mudah. Namun apa yang disampaikan oleh Bunda, ternyata di luar dugaanku sebelumnya. Kapten Ning sendiri saat ini […]

Eiwa 29 – Perjalanan Tanpa Batas

Menjadi kanak-kanak, bermain dengan bebas, bersekolah, bertemu dengan orang-orang baru, berkenalan dan menjalin pertemanan, tumbuh besar, hingga kemudian menghabiskan hari tua bersama dengan orang-orang yang dikasihi. Ini adalah pedoman hidup yang adiluhung sejak zaman dahulu kala. Tapi mengapa aku merasa bahwa, pedoman tersebut tidak berlaku bagiku. Lahir jenius, mengakses seluruh informasi dan pengetahuan hingga ke […]

Eiwa 28 – Kabar Baik dan Kabar Buruk

Suasana hening tidak berlangsung lama. Dekapan hangat segera merambah tubuh mungilku. Pelukan erat mencegahku dari menarik napas dalam oleh rasa kagetku. Seakan seluruh waktu di dunia ini terhenti, dan hanya ada detak jantung kami yang saling bertepuk satu sama lain. “Apa kamu tahu betapa ibu mengkhawatirkanmu? Kami mencoba menghubungimu, namun kamu tidak ada dalam rombongan.” […]

Eiwa 27 – Floretta Yvonne

Sepoi angin yang dingin dan tenang menyapu Kota Rokus silir demi silir, memberikan rasa sebuah kota di dataran tinggi yang penuh kesejukan. Namun suasana sebuah kedai teh di dalamnya saat ini sungguh jauh dari kata sejuk. Sang Saudagar Marcellin tampak mengepalkan tinjunya dengan erat. Sementara Kapten Ning menyadari sesuatu yang ‘tidak beres’ dan mengambil posisi […]

Eiwa 26 – Kemalangan Marcellin

Pria gemuk tersebut berdiri dari tempat duduknya, dan sembari membungkukkan badan ke arah kami, dia memandang ramah ke arah Eileen – namun tersembunyi niat keji di baliknya, yang walau dia sembunyikan, tidak akan bisa lolos dari pandanganku, apalagi dari kejelian Nona Snotra – aku bisa merasakan walau dia tampak santai namun auranya menjadi tajam seperti […]

Eiwa 25 – Kapten Ning dan Prinsipnya

Berwajah bulat dan tubuh yang lebih bulat lagi, matanya nyaris tersembunyi di balik lemak apalagi ditambah dengan senyumnya yang lebar memperlihatkan gigi geligi yang juga berukuran besar. Dia menepukkan tangan sambil tertawa lebar. “Sungguh lucu sekali.” Kata pria gemuk ini. “Tuan…, Anda adalah?” Kapten Ning Teófilo mencoba bertanya dengan sopan. Walau dia seorang kapten, namun […]

Eiwa 24 – Brigade Bulan Salju

Mandala ruang dan waktu kembali bersinar cemerlang, kali ini karena Nona Snotra yang membukanya di hadapan kami. Aku dan Eileen ikut berjalan di belakang Nona Snotra memasuki bola cahaya yang mengapung di udara dengan anggunnya. Dengan menggenggam tangan Eileen yang tampak ragu, aku meyakinkannya bahwa semua akan baik saja. Angin bertiup hangat dan dingin silih […]

Eiwa 23 – Kewaskitaan Eileen

Pandangan Nona Snotra begitu tajam ke arah langit yang kini bergema dengan tarian cahaya keemasan. “Oh…, jimat penyelamat satu jiwa ribuan tahun. Aku hampir lupa tentang benda itu.” Kali ini Nona Snotra menggaruk-garuk kepalanya seakan mencoba mengingat sesuatu. “Kak Snotra tahu itu diagram sihir apa?” Aku nyaris berteriak, karena suara angin begitu memekakkan telinga. “Tentu […]

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top