Hi, Welcome to Arunametta

My name is Cahya, and I am the owner of this website (but not this image), have a fun in reading my free web novel.

To welcome page

Eiwa 28 – Kabar Baik dan Kabar Buruk

Suasana hening tidak berlangsung lama. Dekapan hangat segera merambah tubuh mungilku. Pelukan erat mencegahku dari menarik napas dalam oleh rasa kagetku. Seakan seluruh waktu di dunia ini terhenti, dan hanya ada detak jantung kami yang saling bertepuk satu sama lain. “Apa kamu tahu betapa ibu mengkhawatirkanmu? Kami mencoba menghubungimu, namun kamu tidak ada dalam rombongan.” […]

Eiwa 27 – Floretta Yvonne

Sepoi angin yang dingin dan tenang menyapu Kota Rokus silir demi silir, memberikan rasa sebuah kota di dataran tinggi yang penuh kesejukan. Namun suasana sebuah kedai teh di dalamnya saat ini sungguh jauh dari kata sejuk. Sang Saudagar Marcellin tampak mengepalkan tinjunya dengan erat. Sementara Kapten Ning menyadari sesuatu yang ‘tidak beres’ dan mengambil posisi […]

Eiwa 26 – Kemalangan Marcellin

Pria gemuk tersebut berdiri dari tempat duduknya, dan sembari membungkukkan badan ke arah kami, dia memandang ramah ke arah Eileen – namun tersembunyi niat keji di baliknya, yang walau dia sembunyikan, tidak akan bisa lolos dari pandanganku, apalagi dari kejelian Nona Snotra – aku bisa merasakan walau dia tampak santai namun auranya menjadi tajam seperti […]

Eiwa 25 – Kapten Ning dan Prinsipnya

Berwajah bulat dan tubuh yang lebih bulat lagi, matanya nyaris tersembunyi di balik lemak apalagi ditambah dengan senyumnya yang lebar memperlihatkan gigi geligi yang juga berukuran besar. Dia menepukkan tangan sambil tertawa lebar. “Sungguh lucu sekali.” Kata pria gemuk ini. “Tuan…, Anda adalah?” Kapten Ning Teófilo mencoba bertanya dengan sopan. Walau dia seorang kapten, namun […]

Eiwa 24 – Brigade Bulan Salju

Mandala ruang dan waktu kembali bersinar cemerlang, kali ini karena Nona Snotra yang membukanya di hadapan kami. Aku dan Eileen ikut berjalan di belakang Nona Snotra memasuki bola cahaya yang mengapung di udara dengan anggunnya. Dengan menggenggam tangan Eileen yang tampak ragu, aku meyakinkannya bahwa semua akan baik saja. Angin bertiup hangat dan dingin silih […]

Eiwa 23 – Kewaskitaan Eileen

Pandangan Nona Snotra begitu tajam ke arah langit yang kini bergema dengan tarian cahaya keemasan. “Oh…, jimat penyelamat satu jiwa ribuan tahun. Aku hampir lupa tentang benda itu.” Kali ini Nona Snotra menggaruk-garuk kepalanya seakan mencoba mengingat sesuatu. “Kak Snotra tahu itu diagram sihir apa?” Aku nyaris berteriak, karena suara angin begitu memekakkan telinga. “Tentu […]

Eiwa 22 – Langit Membuka Jalan

Apakah Nona Snotra seorang kesatria sihir? Tapi bukankah Nona Snotra sendiri yang berkata bahwa dia seorang penyihir? Sementara aura pedang yang kurasakan tadi, mau tidak mau tidak akan muncul jika seseorang tidak berlatih pedang selama puluhan atau ratusan tahun hingga mencapai kesempurnaan dan tahap tertinggi – Seraf Pedang. Tampaknya Nona Snotra memahami pertanyaan yang muncul […]

Eiwa 21- Tiada Sihir yang Tak Retak

Alkisah seorang laki-laki perkasa beladiri dengan gagahnya, rambut panjangnya terbuai dalam tiupan angin yang bercampur aroma darah. Tampak tiga sayatan dalam yang merobek dadanya, sementara darah segar mengucur di ke atas tanah yang luluh-lantah. Tak jauh darinya, terbaring seekor naga bercakar-tiga yang langka dengan kondisi yang jauh lebih parah dari laki-laki perkasa tadi. Tiga dari […]

Eiwa 20 – Neraka? Aku Berlibur di Sana

Bagaimanakah kalian menghabiskan musim panas? Dengan berjemur di tepi danau sambil membakar ikan atau jamur merang? Atau mengunjungi keluarga jauh sambil bergunjing gosip-gosip yang murah nan meriah? Kadang aku berpikir, mungkin itu menyenangkan, hanya saja sepertinya musim panasku kali ini tidak demikian. “Awas belakangmu!” … “Refleksmu buruk sekali!” … “Ulangi! Ini memalukan!” … “Itu hanya […]

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top